METRO (Lampost): Sekitar 184 dari 3.646 berkas lamaran ditolak panitia penerimaan CPNSD Kota Metro dengan alasan tidak lengkap.
Kemungkinan berkas lamaran CPNSD yang ditolak bertambah.
"Hingga hari ini berkas yang kami anggap tidak memenuhi syarat sekitar 184 dari 3.646 berkas yang masuk," kata Kepala BKD Kota Metro Yusuf Kota Alam di ruang kerjanya, Senin (10-11).
Yusuf mengakui kemungkinan berkas masuk bertambah. Begitu juga dengan berkas yang ditolak.
Sebab, dari semua berkas lamaran yang dikirim via PT Pos, belum semuanya masuk ke panitia penerimaan. Meskipun demikian, panitia tetap akan menolak berkas lamaran apabila tanggal cap melewati batas waktu penutupan pendaftaran.
Secara terperinci, Yusuf Kota Alam menjelaskan dari 3.646 berkas lamaran yang masuk, sekitar 948 (guru), 1.006 (tenaga kesehatan), dan 1.692 (tenaga teknis). Sedangkan dari 184 berkas lamaran yang ditolak berasal dari guru 50, tenaga kesehatan 47, dan tenaga teknis sebanyak 87 berkas.
Yusuf juga menjelaskan penolakan berkas lamaran itu disebabkan beberapa faktor. Yaitu, si pelamar tidak melegalisasi fotokopi ijazah, sehingga dapat menimbulkan keraguan. Kemudian, formasi jabatan yang dituju tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan si pelamar. Sedangkan bagi pelamar guru, kebanyakan dari mereka tidak memiliki akta 4. "Inilah beberapa hal kenapa lamaran ditolak," kata Yusuf. Meskipun demikian, kata Yusuf, ada juga berkas lamaran yang tidak disertai dengan surat lamaran. Berdasarkan data yang masuk, dalam penerimaan CPNSD 2008, di Kota Metro, pelamar bukan hanya datang dari Lampung. Melainkan beberapa berkas lamaran yang masuk berasal dari beberapa provinsi, seperti Jakarta, Medan, Bengkulu, dan Palembang. Dari hasil seleksi berkas oleh panitia, semua berkas lamaran berasal dari luar Provinsi Lampung, memenuhi persyaratan dan tidak ada persoalan.
Seleksi berkas lamaran di Kantor BKD Kota Metro, panitia seleksi berkas, hingga Senin (10-11), masih terlihat sibuk melaksanakan tugasnya. Beberapa di antaranya ada yang menyeleksi berkas lamaran sesuai dengan yang dituju. Sedangkan lainnya menyiapkan nomor panggilan tes yang akan dikirim ke pelamar. "Target kami, harus selesai hingga Kamis (13-11). Kalau kerja lembur untuk menyelesaikan pekerjaan bukan asing lagi bagi staf kami," kata Yusuf. n OGI/D-3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar