Rabu, 12 November 2008

Berkas Lamaran CPNSD Metro Ditolak

METRO (Lampost): Sekitar 184 dari 3.646 berkas lamaran ditolak panitia penerimaan CPNSD Kota Metro dengan alasan tidak lengkap.

Kemungkinan berkas lamaran CPNSD yang ditolak bertambah.

"Hingga hari ini berkas yang kami anggap tidak memenuhi syarat sekitar 184 dari 3.646 berkas yang masuk," kata Kepala BKD Kota Metro Yusuf Kota Alam di ruang kerjanya, Senin (10-11).

Yusuf mengakui kemungkinan berkas masuk bertambah. Begitu juga dengan berkas yang ditolak.

Sebab, dari semua berkas lamaran yang dikirim via PT Pos, belum semuanya masuk ke panitia penerimaan. Meskipun demikian, panitia tetap akan menolak berkas lamaran apabila tanggal cap melewati batas waktu penutupan pendaftaran.

Secara terperinci, Yusuf Kota Alam menjelaskan dari 3.646 berkas lamaran yang masuk, sekitar 948 (guru), 1.006 (tenaga kesehatan), dan 1.692 (tenaga teknis). Sedangkan dari 184 berkas lamaran yang ditolak berasal dari guru 50, tenaga kesehatan 47, dan tenaga teknis sebanyak 87 berkas.

Yusuf juga menjelaskan penolakan berkas lamaran itu disebabkan beberapa faktor. Yaitu, si pelamar tidak melegalisasi fotokopi ijazah, sehingga dapat menimbulkan keraguan. Kemudian, formasi jabatan yang dituju tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan si pelamar. Sedangkan bagi pelamar guru, kebanyakan dari mereka tidak memiliki akta 4. "Inilah beberapa hal kenapa lamaran ditolak," kata Yusuf. Meskipun demikian, kata Yusuf, ada juga berkas lamaran yang tidak disertai dengan surat lamaran. Berdasarkan data yang masuk, dalam penerimaan CPNSD 2008, di Kota Metro, pelamar bukan hanya datang dari Lampung. Melainkan beberapa berkas lamaran yang masuk berasal dari beberapa provinsi, seperti Jakarta, Medan, Bengkulu, dan Palembang. Dari hasil seleksi berkas oleh panitia, semua berkas lamaran berasal dari luar Provinsi Lampung, memenuhi persyaratan dan tidak ada persoalan.

Seleksi berkas lamaran di Kantor BKD Kota Metro, panitia seleksi berkas, hingga Senin (10-11), masih terlihat sibuk melaksanakan tugasnya. Beberapa di antaranya ada yang menyeleksi berkas lamaran sesuai dengan yang dituju. Sedangkan lainnya menyiapkan nomor panggilan tes yang akan dikirim ke pelamar. "Target kami, harus selesai hingga Kamis (13-11). Kalau kerja lembur untuk menyelesaikan pekerjaan bukan asing lagi bagi staf kami," kata Yusuf. n OGI/D-3

Lampungpost.com


Minggu, 26 Oktober 2008

Hemat dan Sehat

Anda sudah tahu bagaimana cara menghemat yang baik...?
Telah banyak kita ketahui cara penghematan dan setiap orang mempunyai taktik serta cara menangani untuk tetap hemat contoh: menabung, tidak menghambur-hamburkan uang dengan membeli sesuatu yang penting atau menggunakan uang sesuai dengan kebutuhan keseharian.
Kemudian apa yang di maksud sehat...?
Sering juga kita mendengar definisi dari sehat, menurut WHO (World Health Organization) sehat adalah seseorang maupun orang yang berada pada kondisi sejahtera, baik secara fisik (dirisendiri) maupun lingkungan. Apabila dari salah satu ada yang tidak terpenuhi maka seseorang itu tidak lagi sehat seutuhnya.
Jika dari kesemua uraian di atas kita ambil jalan singkat maka pertanyaannya adalah apakah kita tetap sehat walaupun kita dengan cara menghemat...?
Sebenarnya jawaban untuk pertanyaan di atas sangat mudah, kita hanya memilih jawaban Ya atau Tidak.
Jika ya apa yang akan anda lakukan...?
"Tidak begitu rumit sesuatu untuk kita kalau kita dekat dengan Sang Pencipta (Allah), karena Allah tidak akan memberikan suatu cobaan bagi seorang umat (manusia) yang melebihi kemampuannya".
Akan tetapi kita jangan terus terlena dengan itu, karena nasib manusia tidak akan berubah jika manusia itu sendiri tidak merubahnya.

Back to Hemat dan Sehat...

Dengan keseriusan demi memenuhi kebutuhan sosial atau lingkungan berjam-jam kita bekerja demi mendapatkan uang, berhari-hari kita mondar-mandir demi mendapatkan sesuap nasi, tapi kita lihat di balik semua itu, kebutuhan fisik kita kebanyakan tidak terjaga, terkontrol atau stabil sehingga sering kita membeli obat-obatan, ke Puskesmas, ke Rumah Sakit atau Dokter Spesialis. Apa ini yang di sbut dengan Sehat? jika ya Apa itu bisa disebut Hemat?
Berapa uang yang harus kita keluarkan hanya untuk cek-up, konsultasi, atau penembusan obat?

Mungkin ini bisa membantu untuk penanganan masalah kita tetap Sehat walau kita menerapkan pola berhemat...?
  1. Dekatkan hati dan diri kita Kepada YME
  2. Disiplin akan diri kita ex: Tiadak menaruh barang sembarangan atau ditumpuk-tumpuk sesuka kita, menjalankan program 3M (Menguras, Menutup, Mengubur), makan-makanan yang bergizi, tidak membeli barang-barang yang tidak banyak manfaatnya, istirahat yang cukup
  3. Sisihkan uang untuk menabung jika ada sisa dari pemenuhan keseharian walau itu sedikit
  4. Sering berkomunikasi dengan keluarga maupun tetangga.
Semoga penjelasan di atas dapat sedikit membantu keresahan tentang keseharian kita.
Tapi kita harus yakin bahwa kita mampu untuk menjalani Hemat dan Sehat.
Succes selalu...